Sabtu, 31 Maret 2012

kemarin gue ngejelajah koreanindo, terus berita si sica yang oplas...
eh yang comment ada yang OOT dan menyebabkan OOT yang lain. maaf jika yang OOT nih baca  tulisan gue walaupun peluangnya 0,0001 % karena gue juga nggak ikutan komen.
kaya' biasa, gue silent reader (terkandung makna maaf) terus gue baca-baca itu komen dari awal sampe akhir,
banyak sih yang bilang kalau kenapa sica sms SM itu nggak ngaku aja, toh banyak bukti.
tapi komen yang selanjutnya, beeee, masa' ngebandingin agensi-agensi.
mereka bilang, "mendingan juga JYP sama YG" (3 agensi besar: SM, JYP, YG).

terus ada yang bilang "apa tuh JYP, masa' 2am dikasih dorm bekasnya wonder girls nggak layak buat ditempatin buat artis  kaya SM dong, ngasih dorm yang layak buat artisnya (dorm barunya snsd tu mewah banget)".

Public Transportation Should Free for Student

Name   : Shima Fanissa
Class    : XI IPA 6
Number: 26

We often hear lots of stories about cost of education is too expensive and there are many child aren’t schooling and work or just play at home. Most of parents agree about that. For parents that have finance problem, send their children to school only wasteful thing because they must pay school cost and give their children pocket money to eat at school or for pay public transportation. Maybe is okay not to eat at school, but for pay public transportation it can’t. so public transportation should free, the reasons are:
First If we count cost between school cost and pocket money for students, pocket money is bigger. it's makes students haven't spirit study. So public transportation should free for student so that parents that can’t give their children pocket money is okay. why? sure for decrease wastefully.
Second money for pay public transportation can buy for writing tools or book that important for student.
Well I think public transportation should free for student to decrease wastefully. and make spirit study in students.

Jumat, 30 Maret 2012

iseng-iseng pengen nulis ff tentang SHINee, bukannya gimana2, soalnya kalo kyuhyun nggak tega nulisnya, kalo big bang atau 2ne1 gak tega juga. tapi kalo shinee enak buat ditulis dan dibaca, soalnya mudah dibayangin dan pasti menarik kalo tokoh2nya pesonil mereka (pengalaman pribadi)
oh ya, kadang2 mungkin banyak yang bingung kalo aku lagi di depan pc atau hp senyum-senyum sendiri atau ketawa ngakak atau suka nunjukin ekspresi2 aneh, ya, semua karena SHINee, mereka keren (y)
oh ya, ff-nya gaje terus Indonesia banget bahasanya.

Cast: Lee Yura (main cast)
         Kang Hye Ji (Yura's friend)
         Shinee's member

Genre: Remaja (?)
Rating: PG 15


“selamat pagi anak-anak” sapa Bu Reika yang langsung saja masuk ke kelas saat bel masuk bunyi
“selamat pagi bu” jawab anak-anak serempak
“keluarkan Buku Paket Matematika kalian”
Kompak anak-anak mengeluarkan buku paket matematika mereka dari tas.
“ddrrrrttttt” (anggap aja suara getar hp)
Lima menit kemudian
“ddddrrrrrttt” ‘siapa nih yang sms’ tanya Yura hati.
Nggak ada sepuluh menit, sudah ada lima getaran lebih di saku rok Yura, sampai pada akhirnya pergantian jam masih saja hp-nya bergetar menandakan sms masuk.
*sudut pandang Yura*
‘siapa nih, mana nggak berhenti-henti lagi’ ujarku dalam hati. Tanpa sadar aku mendesah keras dan Hye Ji menoleh ke arahku dengan pasang muka bengong.
“Yura, kamu kenapa?” tanyanya. “emm, gakpapa kok” lalu aku kembali menatap buku matematiku dan mendengarkan setiap ocehan Bu Reika. Sebenarnya aku sudah tidak konsen lagi dengan pelajaran ini, tetapi bukan karena sms, melainkan karena memang sudah kebiasaanku yang cepat bosan dengan pelajaran, apalagi matematika.
“ya ampun, aku udah nggak tahan” ujarku cepat.
“heh, kamu mau apa sih Yura?” tanya Hye Ji lagi
“aku mau ke toilet” jawabku singkat. Hye Ji tertawa kecil saat mendengar jawabanku.
“kau ini aneh-aneh saja, maksudmu dari tadi kau kebelet? Xixixixi” kali ini aku melirik tajam ke Hye Ji, sungguh tidak lucu, aku harap dengan lirikanku ini Hye Ji bisa diam, tapi dia palah semakin ngakak.
“Bu, saya mau ijin ke toilet” kataku sambil mengacungkan tangan
“oh ya, silakan. Tapi jangan lama-lama”
“iya bu” langsung saja aku pergi ke luar kelas dan berlari ke toilet. Entah kenapa aku merasa harus berlari, walau sesungguhnya berjalan santipun bisa, karena toilet juga tidak jauh dari kelasku.
Sampai di toilet aku menoleh ke kanan dan ke kiri. Aman, saatnya aku keluarkan hp kesayanganku.
“apa? 50 sms? Pukul setengah sembilan pagi?” ujarku reflex saat membuka hp yang bertuliskan 35 sms baru. Aku buka satu persatu sms tadi, tapi, ternyata semua dari nomer yang sama, nomer yang tidak aku kenal. Isi smsnya juga kebanyakan sama, hanya ada 5 sms yang berbeda, jadi dia mengirim ulang satu sms selama sepuluh kali ke ponselku? Dasar spammer, sukanya menuh-menuhin inbox orang aja.
‘Halo selamat pagi’ ‘Selamat begulat dengan Bu Reika’ ‘Eh salah, maksudku dengan matematika’ ‘Jangan lupa konsentrasi, ingat? Konsentrasi… pada pelajaran’ ‘Fighting!!! ^^’
Itulah sms yang dia kirim padaku, setelah ku baca, aku memberinya predikat spammer. Nggak penting banget sms kaya gitu.
“dddrrrrrtttt” hpku bergetar lagi!
From: 08978675123
‘Hey, jangan jadikan alasan ke toilet untuk membaca smsku’
Haah? Dia tahu aku sedang di toilet dan membaca sms? Ku toleh kanan kiri tidak ada siapa-siapa sepi sekali.
From: Yura
To: 08978675123
‘Kau siapa?’
From:08978675123
‘aku tentu saja temanmu’
From: Yura
To: 08978675123
‘temanku banyak, namamu yang ku butuhkan’
Lama sekali balasan darinya, tapi ku tetap menunggu.
From: 08978675123
‘maaf lama, namaku…….. aku temanmu kok, percaya padaku’
Sial, kenapa dia seperti ini. Rutukku dalam hati aku capek, sudahlah, yang namanya spammer memang spammer, mau digimanain juga kalo udah sekali nyampah nggak bakal berhenti.
From: Yura
To: 08978675123
‘kalau kau hanya mengirim sms tak berguna itu padaku. Jangan kirimi aku pesan lagi!!!! :@’
Aku jengkel melihat tulisan-tulisan di inboxku, sebaiknya aku kembali ke kelas.
“Bu Reika” ternyata dia sudah di belakangku,aku nyletuk refleks. Aduh mati!
“kelakuan anak muda jaman sekarang” ucap Bu Reika dengan nada super menyindir.
“oh Bu, ini, saya baru saja membalas sms dari ibu saya. Penting” alasanku, padahal keringat sudah mengalir deras di seluruh pori-poriku. Pasti kalau aku berkaca, muka sudah merah. Kalau saja bukan Bu Reika yang killer ini, pasti aku santai saja.
“hmmm” Bu Reika hanya menjawab itu. Senyum, ya, hanya senyum yang bisa aku berikan.
“hmmm” Bu Reika berdehem yang tidak seperti berdehem (?) sambil mengacungkan telunjuknya di pergelangan tangan. Jam! Langsung ku toleh jam di tanganku. Ternyata sudah jam sembilan, ahhh, tolol, aku menghabiskan setengah jam di toilet.
“serahkan hpmu”
“eh, ta tadi itu kan bu” slap, sekejab mata hpku sudah ditanagn Bu Reika.
“aku sita, sampai kau mengambilnya sendiri di kantor” uar Bu Rika sambil bejalan memunggungiku
coba deh lo bayangin nonton konsernya SNSD terus lo ada di festival (depan tapi berdiri)
lo bakalan ngelihat pemandangan yang sangat indah.
buka buat kaum adam aja, buat kaum hawa itu adalah impian.

gue juga nggak bisa bayangin kalo gue itu cowok terus lihat mereka, pasti bakalan jedag-jedug nih dada, untung gue cewek, jadi nggak ada sensasinya (?)
paha mana paha? kok judulnya gitu? soalnya itu bukan paha, tapi paha sempurna (y)
ini salah satu videonya: