Sabtu, 02 Maret 2013

Kebohongan

maaf buat pihak-pihak yang terkait dalam tulisan ini. 
bukan maksud apa-apa, mungkin ini salah satu jalan lain sebagai diri saya dalam melampiaskan suatu uneg-uneg.
keadian ini dimulai sekitar bulan Oktober-November 2012, dan sekarang sudah tahun 2013.
Ya, benar sekali, kebohongan ini dimulai.
Mengalun dengan harmoni yang sempurna di telingaku, bahkan teriakan-teriakan itu bagaikan pertikan gitar yang kau petik hingga mencuri hatiku.
kau panggil namaku dengan suara dewamu, kau menyentuh bahuku dengan tangan suteramu.
Ya, itulah yang kurasakan saat itu.

kami semua siap maju, bertanding, memersembahkan apa yang telah kami usahakan dan yang telah kami persiapkan dengan maksimal, yeah, max effort (from monta-kun)
masih menempel di otakku, bagaimana kalian menyanyikan lagu itu, dengan bangga kupasang kedua telinga ini untuk menyambut karyamu, tangan ini terbuka untuk memberi tepukan untukmu.
apakah ini terlalu biasa? kadang memang begitu, pada kesempatan itu tanganku tidak mungkin tebuka kecuali kau katakan yang sejujurnya.
tetapi mungkin hanya gigiku ini terpasang untukmu, bibir ini melengkung untukmu. iya, kau tahu, untukmu.
kau tahu? bagaimana yang kau katakan itu adalah suatu hal yang membunuh dirimu sendiri? semoga kau sadar akan hal itu....
singkat cerita seperti ini.
sekolahku selalu mempersulit para peserta untuk melakukan suatu lomba, mereka meminta perserta untuk membuat 2 lagu dari puisi penyai terkenal Indonesia.
dua lagu yang indah kalian tahu?
dan, lagu yang satunya hingga saat ini sungguh mudah ku tangkap di telingaku. aku pernah beharap supaya mereka merekamnya sehingga aku bisa teringat masa lalu di masa mendatang.
huft, suatu karya yang membanggakan. dan satu karya lagi, spekatkuler!
(dalam hati aku yakin, pasti kali ini kursi itu bisa kami dapat, walaupun hanya bernomor tiga)
hahahahahahahahahaha
ternyata yang spektakuler itu tidak ada.
entah kemana..
apakah hilang?
bukan
dicuri?
tentu saja tidak.
jadi?
heuheuheu, karya plagiat -_____-

*senyum sinis*
kau bilang membuat suatu karya itu susah, betul iya.
tetapi kenapa kau menggunakan karya orang lain yang kau jelas lebih tahu lebih susah, karena karya yang kau tampilkan itu lebih rumit pembuatannya. kau!! hah, entahlah.....
kami yang kau bohongi, em, mungkin bukan bohong, mungkin, begini, kau tidak katakan itu.
kami,,,, susah menjelaskannya, berusaha maksimal, mendapat nomor 3 (dua kategori)...
ternyata, suatu pla.... (aku tidak sampai hati menuliskannya)
sudahlah, inilah ceritaku hari ini, terimakasih telah mau baca :)

bonus: Ost. Back (Japanese Movie)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar